Tips Mudah Cara Menghitung Anggaran Biaya Pembangunan Rumah

Dewasa ini keberadaan tanah kavling memang memantik minat banyak kalangan yang memiliki impian untuk membangun rumah idamannya sendiri. Pasalnya selain lebih menguntungkan, pembelian tanah kavling ini juga memberikan keleluasaan kepada pemiliknya untuk mendesain rumah satu lantai atau menjadikannya dua lantai. Nah, bagi Anda yang hendak membangun rumah, inilah cara menghitung anggaran biaya pembangunan dari arsitek yang bisa Anda jadikan rujukan.

Secara umum cara menghitung anggaran biaya pembangunan rumah dapat dihitung melalui banyak cara. Banyak arsitek berpendapat bahwa perbedaan cara menghitung juga mempengaruhi hasil akhir estimasi perkiraan anggaran yang dibutuhkan. Pasalnya pemilihan cara menghitung anggaran ini haruslah merujuk banyak faktor, diantaranya adalah luas bangunan rumah yang hendak dibangun maupun yang akan direnovasi atau yang akan dikembangkan.

Tetapi Anda bisa melalukan perhitungan total pembiayaan secara umum dengan merujuk pada perhitungan kasarnya secara global terlebih dahulu. Nah, untuk menggali informasi seputar perhitungan kasar ini, saran arsitek, Anda bisa bertanya kepada tukang bangunan kenalan maupun teman-teman sejawat yang sebelumnya telah melakukan pembangun rumah.

cara menghitung anggaran biaya pembangunan rumah

Dari banyaknya pendapat dari para arsitek tentang cara menghitung anggaran biaya pembangunan rumah dengan mudah, dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwasannya besaran biaya anggaran untuk membangun rumah yang perlu dipersiapkan dapat dihitung melalui luas bangunan rumah yang hendak dibangun. Misalnya apabila Anda hendak membangun rumah dengan luas 100 meter persegi maka dana pembangunan yang perlu dipersiapkan adalah Rp. 300 juta hingga Rp. 350 juta banyaknya. Lain halnya apabila Anda hendak membangun rumah seluas 101- 200 meter persegi yang mana persiapan dana yang dibutuhkan bisa mencapai Rp.325 juta hingga Rp. 600 juta. Sedangkan bagi Anda yang memiliki luas bangunan sekitar 300 meter persegi maka persiapkan dana sekitar Rp. 700 juta hingga Rp. 900 juta banyaknya.

Sebagai patokan perhitungannya per luas bangunan untuk rumah sederhana adalah Antara Rp. 3 juta sampai Rp.3,5 juta per meter persegi. Jadi Anda tinggal kalikan saja dengan luas rumah Anda. Kalau luas rumah Anda misalnya 175 m2 maka perkiraan biaya pembangunan untuk kategori rumah sederhana adalah Rp. 3 juta x 175 m2 = Rp. 525 juta. Begitu seterusnya.

tips menghitung biaya pembangunan rumah tinggal

Namun perlu dicatat bahwa perkiraan diatas menurut arsitek adalah khusus untuk bangunan rumah dengan bahan material standar dan sederhana ya. Kalau Anda memakai material yang lebih mahal dan rumah yang Anda targetkan termasuk rumah mewah, acuan perhitungannya bisa diatas itu per meter perseginya. Bisa Rp. 4 juta sampai Rp. 6 juta per meter persegi luas bangunannya.

Terakhir, perhitungan diatas hanya berlaku untuk wilayah-wilayah di Indonesia yang bahan materialnya lebih kurang tidak jauh beda dengan material di wilayah Jawa. Jadi tidak cocok untuk Anda yang berada di wilayah Papua ya…

Penjelasan tersebut diatas merupakan perkiraan secara umum cara menghitung anggaran biaya pembangunan yang bisa Anda jadikan rujukan, yang jelas semakin kecil luas rumah yang Anda miliki tentunya semakin kecil anggaran pembangunan yang perlu dipersiapkan. Pun sebaliknya semakin luas bangunan yang Anda alokasikan maka semakin besar biaya yang perlu Anda sisihkan. Semoga bermanfaat, terima kasih.