Kapan Saatnya Kamu Membutuhkan VPS?

 

Jika kamu baru mulai membuat website mungkin kamu belum paham tentang VPS dan masih menggunakan shared hosting. Dan jika kamu sudah pernah dengar tentang VPS, mungkin kamu penasaran tentang kapan sebaiknya mulai menggunakan VPS server.

Tidak ada yang salah dengan shared hosting, layanan seperti ini menawarkan hosting yang sangat murah dan website bisa langsung mulai diakses masyarakat luas. Keamanan, pengaturan, fitur, dan lain-lain sudah diatur dan diatasi oleh provider. Jadi kamu tinggal beli dan pilih paket dan langsung mulai membuat dan mengembangkan website.

Tapi ada saatnya di mana shared hosting tidak cukup lagi. Shared hosting menggunakan satu server fisik yang resourcenya digunakan oleh banyak pengguna di saat yang bersamaan. Semua pengguna yang jumlahnya bisa mencapai ratusan bahkan ribuan, menggunakan sistem yang sama untuk keamanan, penyimpanan data dan lain-lain.

Hal ini menyebabkan website tidak bisa diakses dengan cepat, data yang tidak aman dan fitur-fitur yang sangat terbatas. Selain itu shared hosting tidak bisa menjamin uptime 99% yang sangat dibutuhkan sebuah website. Jadi harga murah memang menjadi daya tarik utama shared hosting. Cocok untuk bagi para pemula yang tidak memiliki pengalaman dalam mengembangkan sebuah website dan dengan budget yang terbatas.

Jika website kamu mulai berkembang dan semakin banyak traffic yang didapatkan, kamu tidak bisa terus menerus memakai shared hosting. Terutama jika website kamu adalah sarana penting bagi bisnis yang sedang kamu jalankan, shared hosting sangat tidak direkomendasikan untuk bisnis.

Jadi kapan saatnya beralih ke VPS? Baca terus artikelnya.

Beralih ke VPS

Jadi website kamu adalah tempat menjalankan bisnis dan kamu masih memperhitungkan website hosting mana yang cocok. Simak informasi berikut ini untuk menjelaskan kapan saja sebaiknya kamu beralih ke VPS.

  1. Bandwidth yang sudah tidak cukup – traffic sebuah website bisa naik dan turun. Traffic menunjukkan berapa banyak orang yang meng-akses website kamu setiap harinya. Semakin banyak pengunjung semakin banyak bandwidth yang dibutuhkan. VPS bisa menjadi sarana hosting yang memadai untuk traffic yang besar.
  2. Uptime – uptime adalah waktu di mana website kamu online dan bisa diakses pengunjung. Biasanya VPS bisa menjamin 99.99% uptime bagi semua pelanggan. Ini sangat penting bagi semua website, karena ketika website tidak bisa diakses berarti pemilik website kehilangan profit.
  3. Website kamu bisa dikategorikan sebagai kelas menengah – pada dasarnya VPS dibuat untuk website kelas menengah. Artinya website yang menerima cukup banyak traffic dan skala website yang cukup besar. Harga yang ditawarkan VPS juga cukup terjangkau sehingga tidak hanya perusahaan saja yang bisa berlangganan VPS, namun individu juga. Tentunya harga dari VPS bervariasi, semakin banyak fitur dan besar spesifikasi paket VPN semakin mahal juga harganya. Jika website sudah semakin besar seperti eCommerce misalnya, sebaiknya beralih ke dedicated hosting.
  4. Tingkat kemanan yang tinggi – semakin banyak dan penting data yang dimasukkan ke dalam website semakin perlunya tingkat keamanan yang tinggi. VPS menjamin privasi yang tinggi, kamu bebas menyimpan, menghapus dan mengambil data yang ada di dalam VPS dan menjaga agar tidak ada orang lain yang bisa meng-aksesnya.

Beralih ke VPS tidak sulit sama sekali, silakan gunakan jasa setup vps agar prosesnya selesai dalam waktu yang singkat.